5 Hal yang Mungkin Belum Anda Ketahui tentang Ultherapy

24 April 2024

Facelift non-invasif dengan hasil yang tampak alami, tanpa masa pemulihan atau operasi yang diperlukan? Tidak ada perawatan yang sempurna, tetapi bisa dikatakan Ultherapy sudah sangat mendekati kesempurnaan itu. Dengan menggunakan energi ultrasound microfocused, Ultherapy memanaskan lapisan dasar kulit pada titik-titik tertentu, meningkatkan produksi kolagen untuk membentuk ulang struktur kulit. Produksi kolagen baru berlangsung selama tiga hingga empat bulan, di mana Anda akan melihat pengencangan yang terlihat jelas di sekitar mata, dagu, garis rahang, dan lipatan nasolabial.

 

"Kami pernah melihat pasien mendapatkan hasil setara facelift bedah hanya dengan Ultherapy," ungkap Dr Liz Lum, dokter estetika dari IDS Clinic. "Garis rahang menjadi lebih tegas, dan mereka tampak lebih muda setidaknya beberapa tahun. Efek lainnya termasuk pipi yang tampak lebih penuh volumenya akibat efek angkat, sementara garis senyum yang dalam pun memudar." Memang, hasil yang terlihat jelas dari prosedur ini menjadi salah satu alasan daya tariknya yang begitu besar. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah Ultherapy benar-benar sebaik itu? Apa saja efek sampingnya, dan adakah hal yang perlu diperhatikan konsumen sebelum mencobanya? Vogue Singapore berbincang dengan sejumlah tenaga medis profesional dari IDS Clinic untuk mengetahui lebih lanjut.

 

Perawatan yang Sepenuhnya Non-Invasif namun Memberikan Hasil yang Luar Biasa
Bagi mereka yang enggan menjalani operasi, Ultherapy menjadi solusi ideal karena merupakan pilihan yang sepenuhnya non-invasif. Tidak ada jarum yang digunakan—melainkan sebuah alat yang memanfaatkan teknologi ultrasound. Dr Ben dari IDS Clinic menjelaskan lebih lanjut, "Alat ini mengandalkan gelombang ultrasound terfokus untuk menembus hingga kedalaman 1,5mm, 3,0mm, dan 4,5mm di bawah permukaan kulit. Hal ini menyebabkan cedera panas terfokus pada kulit dan, dengan demikian, memicu proses penyembuhan." Hasilnya adalah pengencangan dan pengangkatan wajah secara bertahap, tanpa memerlukan operasi atau masa pemulihan. "Ini memicu respons alami dengan mempercepat proses regenerasi tubuh, yang menyebabkan peningkatan produksi kolagen. Efek pengangkatan kulit yang dihasilkan terlihat benar-benar alami," tambah Dr Michelle Wong, dokter estetika lain dari IDS Clinic.

 

Ultherapy Dapat Dipersonalisasi dengan Data Kulit Real-Time
Aspek paling menarik dari Ultherapy adalah kemampuannya memvisualisasikan kulit secara real-time melalui pencitraan ultrasound, yang memungkinkan personalisasi penuh terhadap perawatan serta akurasi dalam penerapannya. Dr Vivian Yong dari IDS Clinic menjelaskan bahwa ketebalan dan kedalaman jaringan bervariasi antarindividu karena faktor seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, distribusi lemak, dan kualitas kulit. "Struktur penting seperti pembuluh darah dapat dihindari, dan rasa sakit yang tidak perlu dapat diminimalkan dengan menghindari struktur seperti tulang. Komplikasi seperti luka bakar juga dapat diminimalkan," jelasnya.

 

Kenali tim di balik IDS Clinic.

 

Hasil yang Terlihat Dapat Bertahan hingga Satu Tahun atau Lebih
Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani Ultherapy. Pada dasarnya, perawatan ini mengarahkan energi panas ke lapisan dasar kulit, memicu proses penyembuhan yang menghasilkan kolagen baru. "Berkat proses remodeling kolagen ini, kulit Anda akan terlihat lebih baik seiring waktu, dan hasilnya bisa terus membaik tanpa perlu operasi," ujar Dr Ian Tan, dokter estetika dari IDS Clinic. Namun perlu dicatat bahwa menurutnya, Ultherapy paling cocok untuk mereka dengan kekenduran kulit ringan hingga sedang.

 

Masa Pemulihan Minimal
Selain kemerahan yang biasanya mereda dalam beberapa jam, Ultherapy hampir tidak memiliki masa pemulihan—meski beberapa pasien mungkin mengalami sedikit pembengkakan ringan. Disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari berlebih, serta menggunakan produk yang melembapkan dan meningkatkan produksi kolagen guna membantu memperpanjang efek perawatan.

 

Dapat Dikombinasikan dengan Perawatan Lain
Karena Ultherapy bersifat non-invasif, hasilnya bisa terlihat lebih halus dan alami dibandingkan teknik yang lebih invasif, seperti suntik filler atau operasi facelift. Namun, perawatan ini bisa dipadukan dengan prosedur lain untuk memperlambat proses penuaan kulit sekaligus mencapai hasil estetika yang diinginkan. "Misalnya, Ultherapy sebelum pemasangan filler dapat memadatkan area kulit dan mengencangkan ligamen wajah yang penting, sehingga volume filler yang dibutuhkan untuk mengisi area yang kempis bisa lebih sedikit," ujar Dr Yong dari IDS Clinic.

 

Sekilas tentang ruang IDS Clinic yang luas.

 

Namun perlu dicatat bahwa konsumen sebaiknya memiliki ekspektasi yang realistis terhadap hasil yang akan diperoleh. Dr SK Tan dari IDS Clinic menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini. "Kesempurnaan seringkali tidak mungkin dicapai dan prosedur non-invasif memiliki keterbatasan," Perlu diingat bahwa perawatan ini ditujukan untuk menyempurnakan dan memperbaiki, dan proporsi kecantikan berbeda-beda bagi setiap orang.

 

Buat janji konsultasi dengan Dokter IDS di sini!

 

Pertama kali dipublikasikan di Vogue Singapore

payment_options
you_have_added_this_item_to_cart_successfully
waiting_success
whatsapp_us
for_faster_response