Dr SK Tan: Di Usia 76 Tahun, Dokter Estetika Ini Masih Bersemangat

14 July 2023

KETIKA DR SK TAN MEMUTUSKAN untuk mendirikan salah satu klinik estetika pertama di Singapura pada 1998, teman-temannya sesama dokter kulit merespons dengan skeptis, berkata kepadanya: “Kamu siao (gila). Bagaimana bisa bertahan?” Saat itu, hanya sedikit orang yang menyadari potensi kedokteran estetika. Bahkan Botox pun belum mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk digunakan pada garis kerutan di dahi.

 

Namun, dalam tahun pertamanya, DRx Clinic mulai menarik lebih banyak pasien daripada yang dapat ditangani oleh Dr Tan. Ternyata banyak orang yang bersedia menginvestasikan sejumlah besar uang untuk penampilan mereka, meski mungkin tidak mudah mengakuinya. Bisnis ini berkembang pesat selama 12 tahun penuh, hingga ia memutuskan untuk menjualnya kepada perusahaan perawatan kulit asal India, Kaya, pada 2010, dengan nilai penjualan mencapai angka delapan digit yang menggiurkan.

 

Meski mendapatkan keuntungan besar tersebut, Dr Tan, yang saat itu berusia 63 tahun, memilih untuk tidak memperlambat langkahnya. Setelah kontrak manajemennya dengan DRx berakhir, ia merambah babak baru dengan membuka klinik estetika IDS (Innovative Dermatological Solutions) pada 2014. IDS tidak hanya berkembang pesat, tetapi juga meluas hingga mencakup IDS Skincare, yang mengembangkan dan mendistribusikan lini produk sukses untuk pelanggan di seluruh dunia. Selain itu, ia dan istrinya, Janifer Yeo-Tan, juga menjadi pemilik sejumlah restoran dan bar di Kuala Lumpur, serta properti di berbagai belahan dunia.

 

Dr SK Tan berhasil merambah berbagai bidang selain kedokteran, seperti F&B dan properti. FOTO: IVANHO HARLIM UNTUK BT

 

Pilar-pilar kesuksesan

 

Dijuluki “bapak estetika Singapura”, Dr Tan yang kini berusia 76 tahun masih merasa pekerjaan klinisnya sangat bermakna: “Saya bertemu pasien, mendengarkan masalah mereka, dan berusaha mencari solusi. Ini adalah tantangan yang tidak pernah membuat saya lelah. Saya juga terlibat dalam pengembangan produk perawatan kulit, terus berinovasi dan menciptakan protokol perawatan unik demi kepentingan pasien saya. Menemukan solusi yang efektif memberi saya kepuasan besar, dan bahkan ketika saya berhasil menciptakan produk yang bagus, tujuan saya selalu untuk menciptakan produk yang lebih baik lagi.”

 

Ia menganggap kesuksesannya berasal dari dua prinsip dasar: keunggulan dan integritas. Ia menyarankan siapa pun yang bekerja dengannya untuk mengutamakan nilai-nilai ini di atas kejaran akan uang. Ia sangat yakin bahwa dengan senantiasa mengejar keunggulan dan menjunjung tinggi integritas — jujur kepada orang lain maupun diri sendiri tentang kemampuan seseorang — kesuksesan akan datang dengan sendirinya.

 

Lahir dan besar di Malaysia, semangatnya untuk mengejar keunggulan sudah tumbuh sejak usia dini. Ia unggul dalam berbagai aktivitas seperti rugby, bela diri, dan bahkan mewakili tim nasional dalam boling. Ia bahkan pernah bermain dalam sebuah band dan hingga kini masih menyempatkan diri berlatih gitar sebelum memulai hari kerjanya. Menggambarkan dirinya sebagai orang yang “sangat disiplin”, ia selalu menuntaskan apa yang telah ditetapkannya hingga selesai.

 

Pertama kali dipublikasikan di The Business Times

payment_options
you_have_added_this_item_to_cart_successfully
waiting_success
whatsapp_us
for_faster_response