Cara Melapisi Produk Skincare dengan Benar

Anda mungkin sudah mengetahui langkah-langkah dasar skincare, tetapi di tengah-tengah rutinitas, urutannya bisa jadi membingungkan. Jika Anda pernah mengalami produk skincare yang mengelupas atau menggumpal saat diaplikasikan, kemungkinan besar urutan pemakaiannya keliru. Urutan yang tepat dalam mengaplikasikan produk skincare sangat penting untuk memastikan kulit Anda mendapatkan manfaat maksimal dari setiap produk. Berikut cara melapisi produk skincare Anda, baik pagi maupun malam hari.
Rutinitas Pagi
Rutinitas pagi hari berfokus pada perlindungan kulit dari sinar UV berbahaya, polusi, dan berbagai elemen lingkungan lainnya.
Langkah 1: Pembersih Wajah
Mulailah dengan membasuh wajah menggunakan air untuk "membangunkan" kulit, lalu bersihkan dengan pembersih wajah lembut yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
Langkah 2: Toner
Langkah ini bertujuan mempersiapkan kulit Anda untuk produk perawatan berikutnya. Secara tradisional, toner digunakan untuk membantu mengembalikan pH kulit setelah dibersihkan. Namun toner masa kini memiliki fungsi yang jauh lebih banyak. Generasi toner terbaru memiliki berbagai manfaat, mulai dari eksfoliasi ringan hingga melembutkan dan melembapkan kulit. Pilihlah toner yang sesuai dengan masalah kulit Anda.
Langkah 3: Essence / Serum
Jika essence kecantikan cenderung lebih cair, serum memiliki tekstur yang lebih pekat dan kaya nutrisi. Untuk siang hari, pilih serum dengan kandungan antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari peradangan akibat kerusakan radikal bebas yang disebabkan oleh sinar UV serta bentuk cahaya dan polusi lingkungan lainnya.
Langkah 4: Eye Cream
Menggunakan perawatan mata setidaknya sekali sehari sangat penting untuk meningkatkan kualitas kulit dan mencegah masalah di area mata di kemudian hari, seperti garis halus dan kerutan. Karena kulit di sekitar mata sangat tipis dan sensitif, aplikasikan menggunakan jari manis dengan cara menepuk atau menekan lembut. Sebaiknya gunakan produk perawatan mata sebelum produk bertekstur lebih kaya seperti pelembap, untuk mencegah penumpukan minyak di area tersebut.
Langkah 5: Spot Treatment
Untuk perawatan yang ditargetkan seperti spot treatment jerawat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara pengaplikasian terbaik. Namun, seperti halnya benzoyl peroxide berkekuatan resep, salah satu bahan spot treatment jerawat yang umum, produk ini memiliki waktu kerja sekitar satu hingga tiga jam, sehingga krim apa pun yang bersentuhan dengannya sebelum bahan tersebut selesai bekerja kemungkinan akan menghambat kinerja bahan aktifnya. Selain itu, spot treatment jerawat dapat membuat kulit kering, jadi aplikasikan hanya pada area yang membutuhkannya.
Langkah 6: Moisturizer
Semua orang membutuhkan pelembap, bahkan jika Anda memiliki kulit berminyak. Waktu terbaik untuk mengaplikasikan pelembap adalah saat kulit masih sedikit lembap, jadi segera aplikasikan setelah serum atau produk perawatan lainnya untuk mengunci hidrasi yang dibutuhkan kulit. Jika Anda menggunakan spot treatment jerawat, hindari area tersebut saat mengaplikasikan pelembap agar kandungannya tidak mengganggu kinerja bahan aktif dalam spot treatment Anda.
Langkah 7: Sunscreen
Aplikasikan sunscreen sebagai langkah terakhir dalam rutinitas skincare siang hari Anda untuk melindungi kulit dari sinar UV.
Rutinitas Malam
Karena kulit Anda secara alami memperbaiki dirinya sendiri di malam hari, rutinitas malam Anda sebaiknya memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan kulit. Berikut cara memaksimalkan manfaat rutinitas skincare Anda.
Langkah 1: Makeup Remover / Cleanser
Jika Anda memakai riasan, lakukan double cleansing dengan menggunakan cleansing oil terlebih dahulu untuk melarutkan riasan, kemudian bersihkan wajah kembali dengan cleanser biasa untuk mengangkat sisa sebum dan kotoran. Jika Anda ingin melakukan eksfoliasi, gunakan facial scrub sebagai pengganti cleanser Anda setelah menghapus riasan.
Langkah 2: Toner , Essence, dan Booster
Aplikasikan toner seperti biasanya di pagi hari. Malam hari adalah waktu yang tepat untuk melapisi produk seperti skin booster – misalnya mist, essence, beauty water, atau serum hidrasi yang mengandung berbagai bahan aktif dengan tujuan utama melembapkan dan menutrisi kulit. Saat melapisi produk, aplikasikan dengan urutan dari tekstur paling ringan ke paling kental.
Langkah 3: Eye Cream
Aplikasikan eye cream sebelum produk perawatan lainnya untuk melindungi area mata dari bahan aktif kuat yang berpotensi menyebabkan iritasi. Namun, ada juga produk perawatan yang mungkin cocok untuk area mata, jadi periksa kembali petunjuk penggunaan dari brand terkait.
Langkah 4: Treatment Serum dan Krim
Seperti bagian tubuh lainnya, kulit Anda melakukan sebagian besar proses perbaikan, pemulihan, dan regenerasi saat Anda tidur. Inilah sebabnya sebagian besar perawatan skincare yang ditargetkan lebih baik digunakan pada malam hari. Namun, alih-alih melapisi semua produk perawatan sekaligus, pilih satu atau dua produk saja untuk mengatasi kebutuhan kulit Anda saat itu.
Langkah 5: Masker Wajah atau Face Oil
Manjakan kulit Anda dengan masker wajah satu hingga dua kali seminggu, tergantung jenis maskernya (pastikan kulit Anda sudah dieksfoliasi sebelum menggunakan masker). Jika kulit Anda cenderung kering, Anda bisa menambahkan masker hidrasi atau face oil.
Langkah 6: Moisturizer
Meski Anda bisa menggunakan pelembap yang sama untuk siang dan malam, sebaiknya beralih ke pelembap dengan tekstur yang lebih kaya – terutama jika Anda tidur di ruangan berpendingin udara karena dapat membuat kulit Anda semakin kering. Pelembap yang lebih kaya membentuk lapisan pelindung pada kulit untuk mencegah kehilangan air saat Anda tidur.
Catatan: Ini hanyalah panduan umum, urutannya bisa berbeda-beda tergantung brand. Untuk IDS Skincare, perawatan mata direkomendasikan untuk digunakan setelah produk perawatan lainnya, agar area peri-orbital (area di sekitar rongga mata) dapat menyerap manfaat dari bahan aktif berkonsentrasi tinggi tersebut.
Lainnya dari IDS
Bagaimana cara mencuci wajah yang benar?
