Kulit Mulus Bak Krim: Produk Inovatif untuk Kulit Sehat yang Cerah dan Bercahaya
Pernahkah Anda memikirkan pertanyaan ini: apakah memutihkan kulit (whitening) sama dengan mencerahkan kulit (brightening)? Jika tidak, di mana letak perbedaannya? Whitening telah menjadi idaman para wanita sejak zaman dahulu, namun seiring perkembangan zaman serta perubahan standar dan pemahaman masyarakat tentang kecantikan, whitening kini tidak lagi sekadar mengejar kulit yang seputih mungkin.
Secara umum, whitening biasanya merujuk pada perubahan warna kulit, misalnya membuat kulit yang gelap menjadi lebih terang secara bertahap. Dibandingkan sekadar membuat kulit tampak lebih putih, brightening lebih menekankan pada rona kulit alami secara keseluruhan, kilau, serta kekencangan kulit. Sebagai contoh, jika seorang wanita berkulit putih namun kurang kenyal dan rona wajahnya kurang segar duduk berdampingan dengan wanita berkulit gelap namun memiliki rona wajah yang segar dan kulit yang memancarkan kilau alami, kulit sehat milik wanita kedua itulah yang saat ini menjadi dambaan para wanita.
Beberapa tahun lalu, IDS Skincare, merek kecantikan di bawah klinik estetika medis IDS Aesthetics, telah meluncurkan Lyco White Ultra, suplemen kecantikan berbahan dasar tomat alami. Baru-baru ini, formulanya disempurnakan sesuai permintaan pasar, diklaim mampu melindungi dari sinar UV sekaligus mencerahkan kulit.
ICON berbincang dengan dokter klinik tersebut, Liz Lum (Dr. Liz Lum), untuk memahami tren perawatan kulit whitening dan brightening saat ini. Ia mengatakan, “Yang paling populer saat ini adalah terapi kombinasi, misalnya menggunakan produk vitamin C berpotensi tinggi, dibarengi dengan suplemen kecantikan oral, serta perawatan laser resurfacing untuk hasil yang lebih signifikan.” Perlindungan kulit yang memadai dapat mencegah munculnya flek hitam, namun menurut Dr. Liz Lum, suplemen oral tidak dapat sepenuhnya menggantikan tabir surya — tabir surya tetap memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh, sementara suplemen oral dapat memperkuat perlindungan dari dalam tubuh. “Saat membeli produk, perhatikan apakah mengandung ekstrak tomat putih, ekstrak kulit kayu pinus, Polypodium leucotomos, serta ekstrak curcumin dan lada hitam.”
Singapura yang terletak di garis khatulistiwa memiliki iklim yang panas dan lembap, dan orang-orang yang menghabiskan waktu lama di ruangan ber-AC secara tidak langsung juga mengalami kulit kering. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa langkah utama untuk mencerahkan kulit adalah menjaga hidrasi dengan baik. “Panas dapat menyebabkan dehidrasi, jadi jangan lupa minum air yang cukup. Meski cuaca yang panas dan lembap mudah membuat kulit terasa berminyak, jangan terlalu sering mencuci wajah, karena ini justru dapat menghilangkan kelembapan kulit dan membuatnya tampak kering serta kusam.” Dr. Lum menyarankan penggunaan masker setiap minggu untuk menyejukkan kulit, “Saya suka IDS Dermashield mask, karena juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat cahaya biru.”

IDS Skincare, merek kecantikan di bawah IDS Aesthetics, telah meluncurkan Lyco White Ultra, suplemen kecantikan berbahan dasar tomat alami, sejak beberapa tahun lalu.
Baca artikel lengkapnya di ICON Singapore
