Lenyapkan Lemak Usai Imlek, Langsing Sambil Berbaring: Kembalikan Bentuk Tubuh Pasca Imlek dengan Perawatan Ini
Kudapan Tahun Baru Imlek memang lezat, tetapi kalorinya sangat tinggi—satu kue nanas (pineapple tart) saja mengandung 84 kkal. Menurut laporan Health Promotion Board, orang dewasa dengan berat 56 kg perlu berlatih angkat beban selama tiga jam untuk membakar kalori dari enam kue nanas. Padahal, di depan sajian lezat seperti itu, mustahil kita hanya makan enam kue nanas, apalagi punya waktu tiga jam untuk angkat beban di gym.
Atas undangan IDS Aesthetics, editor kecantikan majalah ICON mencoba program pembentukan perut O-Sculpt with Onda selama tiga bulan. Perawatan ini pada dasarnya dilakukan seminggu sekali, meski ada kalanya berjarak dua minggu karena saya bepergian ke luar negeri. Setiap sesi berlangsung sekitar 30 menit.
Pertama, karena setiap sesi hanya memakan waktu 30 menit, saya tetap bisa menyisipkan waktu untuk perawatan ini di sela-sela jadwal padat menghadiri berbagai acara dan pemotretan. Selain itu, perawatan ini dapat menargetkan area tertentu, seperti perut, paha, dan lengan, sehingga lebih mudah mencapai target bagi mereka yang hanya ingin “membentuk” bagian tubuh tertentu.
Onda merupakan perawatan non-invasif yang tetap mampu “menargetkan” lemak di area tubuh tertentu sesuai kebutuhan. Perawatan ini menggunakan teknologi DEKA Coolwaves yang memfokuskan gelombang mikro pada area tertentu, sehingga relatif lebih aman dan efektif.
Energi panas dapat menembus lapisan bawah kulit dan melepaskan panas secara lebih presisi. Selain mengecilkan sel-sel lemak, perawatan ini juga terus merangsang produksi kolagen hingga beberapa bulan setelah setiap sesi, menghasilkan kulit yang lebih halus dan kencang. Perawatan ini juga dilengkapi sistem pendingin kulit berteknologi tinggi yang menyeimbangkan panas dari gelombang mikro sekaligus mendinginkan kulit, sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri akibat panas.
Tanpa Ribet, Tanpa Lemak Berlebih
Pada sesi pertama, kulit mungkin belum sepenuhnya terbiasa dengan sensasi panas. Jika terasa tidak nyaman, saya cukup memberi tahu terapis, dan ia akan segera menyesuaikan intensitasnya berdasarkan “toleransi panas” saya, guna mengurangi risiko, peradangan, dan efek samping. Sebenarnya, selain sesi pertama, sesi-sesi berikutnya tidak menimbulkan rasa tidak nyaman sama sekali. Selama proses berlangsung, terapis juga memperhatikan apakah ketinggian ranjang sudah nyaman, lalu menyesuaikannya dengan bantal untuk saya.
Di saat-saat sibuk, saya bahkan bisa membalas email dan mengurus berbagai hal lewat ponsel sambil berbaring menjalani perawatan, tanpa mengganggu pekerjaan sama sekali.
Hal lain yang saya sukai adalah, selama tiga bulan perawatan, saya selalu ditangani oleh terapis yang sama. Karena itu, terapis semakin memahami kebutuhan saya, dan rasa percaya saya pun terbangun sepanjang proses. Secara keseluruhan, seluruh prosesnya terasa menyenangkan dan nyaman.
Saya memiliki masalah pencernaan dan sering mengalami kembung. Saat kembung parah, ukuran perut saya bisa membesar lebih dari dua kali lipat dari biasanya. Ditambah lagi, karena dua kali bepergian ke luar negeri selama periode ini, saya tidak melakukan penyesuaian pola makan secara khusus, sehingga pada dua-tiga minggu pertama perawatan, hasilnya belum terlalu terlihat bagi saya. Setelah sebulan, saya mulai merasakan lingkar pinggang sedikit lebih rata dan kulit lebih kencang, bahkan celana dan rok yang sebelumnya tidak muat karena kenaikan berat badan kini bisa saya kenakan kembali. Menurut saya, jika perawatan ini dibarengi dengan penyesuaian pola makan dan olahraga secukupnya, hasilnya akan lebih cepat dan signifikan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi IDS Aesthetics.
Pertama kali dipublikasikan di ICON Singapore
