Saya melakukan kunjungan ketiga saya ke IDS untuk review dan perawatan laser.

Kondisi kulit saya membaik secara signifikan sejak kunjungan terakhir di bulan Maret, berkat produk IDS Skincare dan Hydro Therapeutics Treatment yang saya jalani di IDS Aesthetics. Facial ini membantu mengangkat sel kulit mati dan kotoran, sehingga produk skincare terserap lebih baik dan kulit tampak lebih sehat. Saat konsultasi, IDS merekomendasikan saya untuk melakukan Carbon Dioxide Laser Treatment yang membantu mengatasi jerawat dan pori-pori yang membesar. Sebelum memulai, prosedur perawatan laser dijelaskan terlebih dahulu kepada saya.
Apa itu perawatan laser?
Ini pertama kalinya saya menjalani perawatan laser, jadi istilah ini masih asing bagi saya.
LASER adalah singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation, yang memanfaatkan berbagai panjang gelombang cahaya untuk menembus lapisan dermis kulit guna mengatasi berbagai masalah kulit.
Persiapan untuk perawatan laser
Saya dibawa ke ruang perawatan untuk persiapan. Kami memulai dengan Cleansing kulit.
Saya memutuskan untuk melewati krim pemati rasa karena staf mengatakan bahwa rasa tidak nyaman dari laser Carbon Dioxide sebenarnya masih bisa ditahan. Efek pemati rasa bisa bertahan selama satu hingga dua jam dan saya khawatir itu akan mengganggu aktivitas harian saya, jadi saya memilih untuk tidak memakai krim pemati rasa.
Setelah Cleansing, selapis Carbon Lotion diaplikasikan ke kulit saya. Karbon ini akan menarik keluar minyak dan kotoran dari pori-pori yang tersumbat.
Setelah pengaplikasian, perawatan laser pun dimulai.
Video singkat tentang prosesnya.
Laser dipindai pada area yang sudah diberi carbon lotion. Laser akan mengangkat karbon beserta kotoran yang telah diserap oleh karbon tersebut, sehingga kulit tampak lebih cerah setelah eksfoliasi mendalam ini.
Laser memanaskan lapisan dalam kulit yang merangsang respons penyembuhan kulit untuk memproduksi lebih banyak kolagen dan elastin.
Bahkan tanpa krim pemati rasa, tingkat ketidaknyamanannya ringan dan lembut, rasanya seperti gigitan serangga dan ada sensasi hangat saat laser diaktifkan. Sesi ini selesai dalam waktu 10 menit.
Tepat setelah perawatan laser, kulit saya langsung glowing dan sebagian bekas jerawat sedikit memudar hanya dalam satu sesi. Namun, untuk melihat perbaikan yang lebih signifikan, diperlukan serangkaian sesi bulanan (sekitar 5 hingga 10 sesi).
Sebelum saya pulang, IDS dengan baik hati mengisi ulang beberapa produk skincare harian saya.
Selama seminggu setelahnya, saya mengalami ruam dan bintik-bintik kecil di wajah. Ini sebenarnya normal setelah perawatan laser karena semakin dalam laser menembus jaringan kulit, semakin lama pula masa pemulihan yang dibutuhkan.
Di sinilah produk IDS Skincare sangat membantu, saya mengaplikasikan skincare lebih banyak di area yang terkena dan kulit pulih dalam waktu seminggu.
Perjalanan IDS saya selama 3 bulan ini sangat memuaskan, perkembangannya benar-benar terlihat jelas. Kulit saya jadi lebih terhidrasi, dan bintik-bintik merah besar yang tadinya meradang kini memudar dan semakin pudar, berkat produk IDS Skincare, facial, dan laser yang saya lakukan di IDS.
Saya akan terus merawat kulit saya dengan produk IDS Skincare, karena sudah menjadi salah satu brand skincare favorit saya.
Terima kasih kepada
IDS yang telah mengajak saya menjalani IDS Journey yang luar biasa ini.
Kamu bisa mengunjungi
situs web IDS untuk mengetahui lebih lanjut tentang laser therapy.
Baca di sini untuk perjalanan IDS sebelumnya:
IDS
360 Orchard Road #02-02, International Building
Singapura 238869
Postingan ini merupakan kolaborasi dengan Studio 155 dan IDS, ditulis berdasarkan opini pribadi saya.
*Kredit untuk Shu Qing
Kunjungi postingan blog Shu Qing di sini.