Anda Pikir Kulit Anda Sensitif?

13 June 2019

So You Think You Have Sensitive Skin?

Cara Membaca Gejala dengan Tepat agar Anda Tidak Salah Mendiagnosis Sendiri.

"Sensitif" adalah istilah yang terlalu sering digunakan, terutama saat membicarakan jenis kulit. Banyak orang mengaku memiliki kulit sensitif hanya karena pernah mengalami satu atau dua kali reaksi terhadap suatu produk. Padahal, kebanyakan orang yang mengaku berkulit sensitif sebenarnya tidak benar-benar demikian.

Yang sebenarnya terjadi adalah sensitivitas kulit kita bisa meningkat akibat penggunaan produk yang berlebihan, terlalu banyak melakukan perawatan pada wajah, mencoba terlalu banyak produk berbeda, atau sekadar iritasi akibat polutan di udara.

 

Tanda dan Gejala yang Menunjukkan Kulit Anda Mungkin Sensitif

– Mudah memerah dan kemerahan – Wajah memerah dan kemerahan adalah tanda umum, baik karena faktor genetik maupun reaksi terhadap bahan tertentu atau panas. Mereka yang benar-benar berkulit sensitif akan sering mengalami reaksi ini. Namun, mereka yang jarang mengalami "sensitivitas" kulit terhadap bahan keras belum tentu memenuhi kriteria kulit sensitif. Tetap pastikan untuk melindungi kulit dengan mengaplikasikan tabir surya SPF 30 ke atas sebelum beraktivitas di luar ruangan.

– Ruam dan bintik merah – Ruam yang sering muncul dan bintik-bintik merah kecil adalah tanda khas sensitivitas kulit. Pastikan untuk melakukan uji coba produk baru di area rahang atau ketiak, lalu tunggu 24 jam untuk melihat apakah timbul ruam sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah.

– Bercak kering, kulit terasa kencang, dan gatal – Ini bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan topikal seperti pewangi, pengawet, bahan kimia, atau bahkan ekstrak tumbuhan yang baru saja membuat kulit Anda sensitif, atau perawatan anti-penuaan Anda mungkin terlalu keras. Namun, ini juga bisa menjadi tanda dermatitis atopik (eksim) atau psoriasis. Dalam kasus ini, Anda tidak memiliki kulit sensitif. Yang penting untuk diperhatikan adalah, jika kekeringan kulit berlanjut, dapat berkembang menjadi pengelupasan. Ketika kekeringan dan iritasi terjadi bersamaan, itu merupakan tanda eksim di mana terjadi kerusakan pada lapisan pelindung kulit. Kulit Anda menjadi tidak mampu mempertahankan kelembapan. Untuk penanganannya, Anda mungkin memerlukan steroid topikal guna meredakan kondisi tersebut.

– Sensasi perih atau panas – Mereka yang berkulit sensitif cenderung memiliki lapisan pelindung kulit yang lebih tipis, sehingga kulit dapat terasa perih atau panas saat bereaksi terhadap bahan topikal tertentu dalam suatu produk. Kurangi jumlah lapisan produk yang digunakan, sederhanakan rutinitas perawatan kulit Anda, dan pilihlah produk yang lembut serta hipoalergenik.

Jadi, bagaimana Anda tahu jika Anda memiliki kulit sensitif? Dr SK Tan, Direktur Medis, membantu menjawab beberapa pertanyaan penting.

"Saya merasakan sedikit sensasi kesemutan / panas. Apakah itu berarti saya memiliki kulit sensitif?"

SK: Belum tentu demikian. Itu mungkin hanya iritasi akibat salah satu bahan dalam produk yang digunakan.

"Apa yang harus saya lakukan jika muncul ruam atau sensasi panas setelah menggunakan suatu produk?"

SK: Hentikan penggunaan produk tersebut, bersihkan secara menyeluruh, dan konsultasikan dengan dokter Anda. Bawalah produk tersebut agar daftar bahannya dapat diperiksa untuk mengetahui kemungkinan zat iritan.

"Apakah sensitivitas merupakan suatu kondisi kulit atau jenis kulit? Bisakah disembuhkan?"

SK: Sebagian besar orang yang mengaku memiliki kulit "sensitif" sebenarnya mengalami iritasi akibat bahan/produk tertentu. Kulit yang benar-benar sensitif ditemukan pada orang dengan eksim atopik atau rosacea, di mana banyak—bahkan sebagian besar—produk menimbulkan sensasi perih atau panas.
Eksim atopik dan rosacea tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan dengan perawatan yang tepat.

"Bolehkah saya melakukan eksfoliasi, atau apakah ini benar-benar dilarang? Apa saja yang perlu dihindari?"

SK: Eksfoliasi akan membuat kulit menjadi lebih sensitif sehingga tidak dianjurkan. Hindari produk perawatan kulit kosmetik apa pun. Jika ingin mencoba produk baru, lakukan secara perlahan dengan menggunakan satu produk dalam satu waktu. Dengan cara ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui apakah produk tersebut menyebabkan iritasi.

"Bagaimana saya tahu apakah reaksi ini disebabkan oleh alergi atau sensitivitas kulit?"

SK: Meskipun terdapat kaitan antara alergi dan kulit sensitif, terutama eksim, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter dan memberikan riwayat kulit Anda secara terperinci.

"Apakah saya harus mencari produk khusus untuk kulit sensitif, atau apakah produk bayi dan organik sudah cukup lembut?"

SK: Produk bayi secara umum cukup aman, meski beberapa bahan di dalamnya masih bisa menimbulkan iritasi. Label "organik" sebenarnya tidak menjamin apa-apa!

Masalahnya, begitu kulit Anda mulai membaik, Anda mungkin akan menganggap diri Anda termasuk kategori kulit sensitif. Namun, ada kemungkinan besar Anda sebenarnya tidak termasuk kategori tersebut. Jadi, jika ragu, selalu carilah bantuan medis profesional untuk mendapatkan diagnosis kulit yang tepat dan akurat.

So You Think You Have Sensitive Skin?

 

Artikel Lainnya dari IDS

Krim Vs Sheet Mask – Mana yang Lebih Baik?

Buddleja Officinalis – Mengapa Anda Menginginkannya dalam Produk Perawatan Kulit Anda

Apa Sebenarnya Arti Anti-Penuaan?

payment_options
you_have_added_this_item_to_cart_successfully
waiting_success
whatsapp_us
for_faster_response